7 Bocoran Menkeu Sri Mulyani Buat Founder Startup Digital

7 Bocoran Menkeu Sri Mulyani Buat Founder Startup Digital

Oleh : Puji Hasti.

Ignite the Nation, adalah langkah pertama dari serangkaian kegiatan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital. Ignite yang artinya memantik atau menyalakan, memang diisi dengan acara yang mengobarkan semangat nasionalisme dan patriotisme. Menyamakan visi misi dan menguatkan tekad untuk menyelesaikan masalah bangsa melalui startup digital.

Untuk menggambarkan antusiasme masyarakat terhadap startup digital, cukup aku ceritakan bahwa acara ini sempat mundur beberapa minggu lho. Hal ini terjadi gara-gara venue yang disediakan kapasitas-nya untuk 2000 orang. Tiba-tiba  mendekati hari H, peserta yang daftar membludak sampai 6000 orang. Akhirnya acara di-pending hampir sebulan, dan venue dipindahkan ke istora Senayan Jakarta.

Pagi 18 Agustus 2019, akhirnya acara Ignite The nation digelar. Kursi Istora dipenuhi 8000 peserta, 2000 penonton, media dan lain-lain. Mayoritas peserta adalah kaum milenial penyuka startup digital.

BACA JUGA:  GERAKAN 1000 STARTUP DIGITAL

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Jajaran pembicara dalam panel pertama, bertindak selaku Mentor Sektor Strategis yaitu : Menkominfo Rudiantara, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kelautan dan Perikanan Ibu Susi Pudjiastuti, Kepala Bekraf Triawan Munaf, dan Thomas Lembong kepala BKPM.

Sedangkan jajaran panel kedua menghadirkan successful dream chaser. Tampil sebagai narasumber : Erick Thohir, Wishnutama, Achmad Zaky, William Tanuwijaya, dan Ferry Unardi yang telah sukses menjadi game changer. Mereka memberikan inspirasi untuk komunitas digital milenial dalam merealisasikan mimpi besarnya.

Dari semua pembicara, pada tulisan ini aku coba menyoroti beberapa pernyataan dari Ibu Menkeu Sri Mulyani. Setidaknya ada 7 poin tantangan dan bocoran dari Ibu  mentri Keuangan Sri Mulyani dihadapan ribuan generasi digital milenial, yang mereka ini mendaftar sebagai peserta pelatihan sekaligus calon founder Startup digital dalam Gerakan Nasional 1000 Startup Digital.

7 bocoran sekaligus tantangan dari ibu menkeu Sri Mulyani adalah :

  1. Untuk keuangan negara, akuntabilitas publik sangat penting, maka dengan ide-ide para tekno digital, Ibu mentri berharap ada terobosan yang bisa mengungkap bagaimana ratusan trilyun yang dikeluarkan dari kementrian keuangan itu betul-betul membantu masyarakat.
  2. Pemerintah akan menggelontorkan 500 trilyun rupiah ke sekolah-sekolah, untuk pengelolaan dan management serta runing off school . Di luar itu akan ada kenaikan dana untuk riset, dan ada lagi dana abadi Kebudayaan.
  3. Dalam anggaran pendidikan, ada dana operasional sekolah. Ditujukan untuk 270.000 sekolah, mencakup 50.000.000 siswa. Angka ini baru yang di bawah kemendikbud saja. Belum bicara madrasah. Bu mentri berharap hadirnya startup yang bisa membantu pemerintah untuk memantau dana tersebut. Agar pemerintah bisa melihat, apakah dana tersebut benar-benar digunakan untuk membantu operasional guru. Sebab dunia digital digital bisa try to connect, dan menurunkan transaction cost, menghubungkan data dengan provider dan user.
  4. Pada 2020, pemerintah bakal menggelontorkan dana sebesar Rp 72 trilyun untuk 75 ribu desa. Diperkirakan setiap desa bakal menerima dana antara 1 miliar hingga 5 milyar rupiah. Jadi bagaimana pemerintah tahu bahwa anggaran itu bukan dipakai untuk membangun selokan yang sama dengan tahun sebelumnya ? Bagaimana pemerintah tahu bahwa dana dipakai BUMDES untuk menghasilkan pekerjaan bagi ibu-ibu misalnya ? jadi so many idea untuk startup digital.
  5. Startup digital di kelas unicorn seperti tokopedia dan bukalapak, bisa mengkoneksikan 6-5 juta penjual, warung, merchant. Maka pemerintah berharap,  startup baru mencoba membuat koneksi  75 ribu desa, membuat koneksi terhadap 75 ribu BUMDES? ini adalah lahan besar untuk dibuatkan aplikasi digitalnya.
  6. Peluang juga terbuka lebar bagi startup digital yang bisa membantu penyaluran program bantuan “ultra mikro” bagi UMKM. Saat ini telah ada 1,5 juta UMKM ultra mikro, yang menerima bantuan dari program ini. Startup digital diharapkan untuk menghubungkan para UMKM ultra mikro tersebut.
  7. Ada dana 10 trilyun dibalik program Kartu Prakerja untuk fresh graduate atau anak muda yang di layoff dari pekerjaannya. Mereka akan dapat kartu untuk ikut pelatihan. Nah dari 2 juta yang direncanakan,  1.5 juta diantaranya direncanakan providernya melalui digital app. berarti ada kesempatan besar untuk penyedia pelatihan non pemerintah berbasis digital.

Disamping itu semua, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga mengharapkan generasi milenial untuk menciptakan startup digital yang bisa memantau secara akurat dan  transparan alokasi dana lain, misalnya:  kesehatan, perpajakan, bea cukai, dll.

Dengan banyaknya bocoran informasi tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap startup digital sebagai perusahaan rintisan berbasis digital, bisa membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan-persoalan yang dipaparkannya. Banyak ide yang bisa dikembangkan, berbasis solusi baik dengan menciptakan aplikasi hingga sistem informasi.

Teman-teman silahkan baca tulisanku yang lain tentang startup digital . Sangat besar terimakasihku kalau teman-teman berkenan meninggalkan komentar di kotak paliiiing bawah dari halaman ini. Silahkan scroll down sampai mentok ya heheee …

BACA JUGA:  Setiap Kita Punya Peluang Untuk Membuat Startup Digital

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Contact Us support@abdeko.com